Innalillahi wa inna ilaihi roji'un

138 comments
Met pagi temen-temen. . . .. aku sengaja posting pagi-pagi dikarenakan sampe pagi ini aku belom tidur dan ada hal luar biasa yang menjadikan aku tetep bertahan melek. . .. .. pagi tadi sekitar jam 1-an aku yang sedang asik nonton film ashabul kahfi tiba-tiba ada yang ngetok pintu ruang tv di kos. Sontak aku beberapa saat curiga jangan-jangan ada apa gitu. Ternyata seorang pemuda memberitahukan kepada kami bahwa tetangga kos kami meninggal dunia innalillahi wa inna ilaihi roji'un. ..

Bapak yang biasanya tiap pagi memberi makan ayam-ayamnya di depan halaman kos kami, bapak yang biasa membantu jika kami membutuhan bantuan, kini telah kembali ke rahmatullah. . . tak banyak kata yang bisa aku sampaikan. .  . . . hanya menyesal atas perlakuanku semasa hidupnya mungkin sering buat sakit hatinya. ..  belom aku meminta maaf bapak itu sudah meninggal dunia. .. 

Akhirnya aku memutuskan menyudahi nonton filmnya dan ikut membantu sang keluarga. ..  Dari ke kuburan buat ambil keranda, memasang atap dadakan dan ikut mempersiapkan pemandiannya bersama keluarga dan warga sekitar. .. 

Buat temen-temen yang aku cintai dan aku banggakan. .. . aku enggak tau kapan aku mati, aku enggak tau kapan aku sakit. . . mumpung masih ada kesempatan, aku pengen minta maaf yang sebesar-besarnya. ..  Bila selama kita bersilaturahmi dalam dunia maya ini banyak melakukan salah, sering menyinggung, atau bahkan menggunjing. Sekali lagi aku minta maaf. . .. . mudah-mudahan diantara kita sudah enggak ada kesalahan dan enggak ada dusta pula diantara kita.  ..amiin . . 

Ya Allah. . . .  
maafkanlah segala kesalahan-kesalahannya . . .. 
maafkanlah segala kehilafannya. . .

Ampunilah dia. . . 
dan tempatkanlah ia disisiMu ya Allah. . .. 

amiin. .. . amiin. .  amiin. . . ya robbal 'alamin. . .. 
"Baca lanjutannya yuk"

Perumpamaan Sebuah Pensil

107 comments

Perumpamaan Sebuah Pensil - Terinspirasi dari motifator dunia. . . ..

Pembuat pensil berbicara kepada pensil : "ada lima hal yang perlu kamu ketahui sebelum aku mengirimmu ke dunia ini. Selalu ingat kepada mereka dan kamu akan menjadi pensil yang terbaik"

Pertama .  . ..
kamu bisa melakukan hal yang sangat besar, bila membiarkan dirimu dibuat oleh tangan seseorang. . . 

Kedua . . .. 
kamu akan mengalami penajaman yang sangat menyakitkan dari waktu ke waktu, akan tetapi hal ini sangat dibutuhkan bila kamu ingin jadi pensil yang terbaik. . .


Ketiga . . .
kamu memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri, atas kesalahan yang kamu telah perbuat. . .

keempat . .. .
bagian yang paling penting dalam dirimu adalah sesuatu yang ada didalam dirimu sendiri.  .. 

Kelima .  .. .
apapun kondisimu. . . kamu harus tetap menulis. kamu harus selalu meninggalkan bekas yang mudah dibaca betapapun sulitnya situasi yang kamu hadapi.. .. 


Pensilpun mengerti apa yang telah disampaikan oleh pembuatnya. . . kemudian iapun pergi ke kotak pensil agar nantinya bisa dimiliki oleh seseorang. . .. 


Hikmah yang bisa kita ambil dari Perumpamaan sebuah Pensil diatas adalah . . . .

pertama :
kita dapat melakukan hal yang besar, jika kita mendasarkan diri kepada Tuhan sebagai pencipta kita. 

Kedua : Kita akan mengalami penekanan dan pengorbanan dari waktu ke waktu, dengan menghadapi berbagai masalah. Akan tetapi hal itu dibutuhkan agar kita menjadi orang yang kuat...

Ketiga :
Kita bisa memperbaiki kesalahan yang telah kita buat ataupun kesalahan yang pernah orang lain perbuat. .. 

Keempat :
bagian yang paling penting dalam diri kita adalah "hati" kita. . . .

Kelima :
Disetiap langkah kita, selalulah berusaha meninggalkan jejak kita dimanapun kita berada. Meski dalam kondisi sesulit apapun, teruslah menjadi hamba Tuhan yang senantiasa menjalankan perintahNya. . .. . 

"mudah-mudahan bermanfaat. . . . ."
"Baca lanjutannya yuk"

Dear Son...

102 comments

suatu saat
ketika kedua orang-tuaku
mengingatku,

mereka pun bersenandung
dengan serumpun kata puitis
yang diperuntukkan
bagi anak mereka tercinta
ANAKU SAYANG…

Di kala kau sadari bahwa AKU telah menjadi sangat tua, cobalah bersabar dan mengerti diriku...
***
Jika banyak makanan yang tercecer di kala AKU makan,  

Jika aku mendapat kesulitan dalam mengenakan pakaianku sendiri,  “bersabarlah!”

Kenanglah saat-saat di mana AKU meluangkan waktuku untukmu.
Mengajarimu tentang segala hal yang kau perlu tahu, ketika kau masih kecil.
***
Jika AKU mengulang mengatakan hal yang sama beribu kali, jangan hentikanku! Dengarlah AKU...
*** 
Ketika kau kecil, kau selalu memintaku membacakanmu cerita yang sama berulang-ulang, dari malam yang satu ke malam yang lain hingga kau tertidur. Dan AKU lakukan itu untukmu...
*** 
Jika aku enggan mandi, jangan memarahiku dan jangan katakan kepadaku bahwa itu “memalukan”
*** 
Ingatlah! Berapa banyak pengertian yang kuberikan padamu, menyuruhmu mandi di kala kecilmu
*** 
Keluguanku terhadap teknologi-mainanmu dan hal baru yang belum pernah kutemui semasa hidupku, jangan kau tertawakan! Beri AKU sedikit waktu untuk mengerti
*** 
AKU mengajarimu banyak hal … Cara makan yang baik … cara berpakaian yang baik … berperilaku yang baik, dan …bagaimana menghadapi problem dalam kehidupan…
*** 
Jika terkadang AKU menjadi pelupa dan AKU tidak dapat mengerti dan mengikuti pembicaraan, beri AKU waktu untuk mengingat dan jika AKU gagal melakukannya jangan sombong dan memarahiku, karena yang penting bagiku adalah….AKU dapat bersamamu dan dapat berbicara padamu.
*** 
Jika AKU tak mau makan, jangan paksa AKU! Aku tahu kapan AKU lapar dan kapan AKU tak lapar...
*** 
Ketika kakiku tak lagi mampu menyangga tubuhku, untuk bergerak seperti sebelumnya …
…Bantulah AKU dengan cara yang sama ketika aku merengkuhmu dalam tanganku, mengajarimu melakukan langkah-langkah pertamamu …
*** 
Dan kala suatu saat nanti, ketika AKU katakan padamu bahwa AKU tak lagi ingin hidup…………, ketika AKU ingin mati….., jangan marah…, karena pada saatnya nanti kau juga akan mengerti...
*** 
Cobalah untuk mengerti bahwa pada usia tertentu, kita tidak benar-benar “hidup” lagi, kita hanya “tidak mati”.
*** 
Suatu hari kelak kau akan mengerti bahwa di samping semua kesalahan yang AKU buat, aku selalu ingin apa yang terbaik bagimu dan bahwa AKU siapkan dasar bagi perkembangan dan kehidupanmu kelak.
*** 
Kau tak usah merasa sedih, tidak beruntung atau gagal di hadapanku melihat kondisiku dan usiaku yang sudah bertambah tua.

*** 

Kau harus ada didekatku, mencoba mengerti AKU bahwa hidupku adalah bagimu, bagi kesuksesanmu, seperti apa yang kulakukan pada saat kau lahir.

*** 

Bantulah AKU untuk berjalan, bantulah AKU pada akhir hidupku dengan cinta dan kesabaran.

*** 

Satu hal yang membuatku harus berterimakasih padamu adalah: “senyum dan kecintaanmu padaku”.
*** 
Anakku, Sungguh AKU mencintaimu … dari lubuk hatiku yang paling dalam …

Ayahmu … Ibumu




Eh maap satu lagi. . . Ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya buat mbak Mugniar yang telah memberikan Award atas kepercayaannya kepadaku hehehehehe. . ..


"Baca lanjutannya yuk"