Dear Son...


suatu saat
ketika kedua orang-tuaku
mengingatku,

mereka pun bersenandung
dengan serumpun kata puitis
yang diperuntukkan
bagi anak mereka tercinta
ANAKU SAYANG…

Di kala kau sadari bahwa AKU telah menjadi sangat tua, cobalah bersabar dan mengerti diriku...
***
Jika banyak makanan yang tercecer di kala AKU makan,  

Jika aku mendapat kesulitan dalam mengenakan pakaianku sendiri,  “bersabarlah!”

Kenanglah saat-saat di mana AKU meluangkan waktuku untukmu.
Mengajarimu tentang segala hal yang kau perlu tahu, ketika kau masih kecil.
***
Jika AKU mengulang mengatakan hal yang sama beribu kali, jangan hentikanku! Dengarlah AKU...
*** 
Ketika kau kecil, kau selalu memintaku membacakanmu cerita yang sama berulang-ulang, dari malam yang satu ke malam yang lain hingga kau tertidur. Dan AKU lakukan itu untukmu...
*** 
Jika aku enggan mandi, jangan memarahiku dan jangan katakan kepadaku bahwa itumemalukan
*** 
Ingatlah! Berapa banyak pengertian yang kuberikan padamu, menyuruhmu mandi di kala kecilmu
*** 
Keluguanku terhadap teknologi-mainanmu dan hal baru yang belum pernah kutemui semasa hidupku, jangan kau tertawakan! Beri AKU sedikit waktu untuk mengerti
*** 
AKU mengajarimu banyak hal … Cara makan yang baikcara berpakaian yang baikberperilaku yang baik, danbagaimana menghadapi problem dalam kehidupan
*** 
Jika terkadang AKU menjadi pelupa dan AKU tidak dapat mengerti dan mengikuti pembicaraan, beri AKU waktu untuk mengingat dan jika AKU gagal melakukannya jangan sombong dan memarahiku, karena yang penting bagiku adalah….AKU dapat bersamamu dan dapat berbicara padamu.
*** 
Jika AKU tak mau makan, jangan paksa AKU! Aku tahu kapan AKU lapar dan kapan AKU tak lapar...
*** 
Ketika kakiku tak lagi mampu menyangga tubuhku, untuk bergerak seperti sebelumnya
Bantulah AKU dengan cara yang sama ketika aku merengkuhmu dalam tanganku, mengajarimu melakukan langkah-langkah pertamamu
*** 
Dan kala suatu saat nanti, ketika AKU katakan padamu bahwa AKU tak lagi ingin hidup…………, ketika AKU ingin mati….., jangan marah…, karena pada saatnya nanti kau juga akan mengerti...
*** 
Cobalah untuk mengerti bahwa pada usia tertentu, kita tidak benar-benarhiduplagi, kita hanyatidak mati”.
*** 
Suatu hari kelak kau akan mengerti bahwa di samping semua kesalahan yang AKU buat, aku selalu ingin apa yang terbaik bagimu dan bahwa AKU siapkan dasar bagi perkembangan dan kehidupanmu kelak.
*** 
Kau tak usah merasa sedih, tidak beruntung atau gagal di hadapanku melihat kondisiku dan usiaku yang sudah bertambah tua.

*** 

Kau harus ada didekatku, mencoba mengerti AKU bahwa hidupku adalah bagimu, bagi kesuksesanmu, seperti apa yang kulakukan pada saat kau lahir.

*** 

Bantulah AKU untuk berjalan, bantulah AKU pada akhir hidupku dengan cinta dan kesabaran.

*** 

Satu hal yang membuatku harus berterimakasih padamu adalah: “senyum dan kecintaanmu padaku”.
*** 
Anakku, Sungguh AKU mencintaimu dari lubuk hatiku yang paling dalam

AyahmuIbumu




Eh maap satu lagi. . . Ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya buat mbak Mugniar yang telah memberikan Award atas kepercayaannya kepadaku hehehehehe. . ..


105 komentar:

  1. tidak terkira ya sayang ayah dan ibu pada kita,kadang merasa bersalah sering ga mengerti keinginan orang tua...

    thanks mas sharenya ...jadi tiba2 pengen meluk mama

    oia,perginya jangan lama2 ya?...hehee

    selamat juga buat awardnya:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehhehhe. .. udahballik kok mbak. . .. maap ya baru bales comentnya. .. .

      Hapus
  2. dear son...
    smoga engkau tak melupakan kami bila engkau telah sukses nnti...!
    gapailah mimpi2mu setinggi langit...kami disini akan selalu mendoakanmu siang dan malam... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehhehehe. . .. . amiin. . . mudah mudahan ndak lupa bang

      Hapus
  3. postingan yang sangat menarik :)
    sangat bermanfaat.. ^_^
    keep posting yaa..

    ingin barang bekas lebih bermanfaat ?
    kunjungi website kami, dan mari kita beramal bersama.. :)

    BalasHapus
  4. Subhanallah abaaaaang, uraian nya bermakna banget...

    btw sukses kegiatannya.. =)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih bang atas doanya. . .. :)

      Hapus
  5. Kunjungan siang hari sobat
    maaf baru berkunjung
    hmmm tiap berkunjung mesti aku mengucapkan kata maaf
    tapi mau bagaimana lagi :(

    Haru baca postingan ini
    kita terlalu sibuk dengan aktivitas kita sendiri, terkadang lupa dan mengeluh dengan perilaku orang tua kita
    Kita seperti gak sadar kalau nantinya kita akan menjadi tua seperti beliau- beliau

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya juga. . . bener banget. . . berati perlu sering sering evaluasi yak hehehhehe

      Hapus
  6. Semoga kita semua bisa menjadi anak yang berbakti bagi orang tua kita.. sebab tak lama lagi kita pun akan seperti mereka..

    BalasHapus
    Balasan
    1. amiin. . . betul itu bang. . ..

      Hapus
  7. sedih kakak... saya sampai lupa kalau suatu saat nanti orang tua saya akan menua dan banyak hal darinya akan saya benci...

    keren kak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayok minta maap sama orang tua. . . :)

      Hapus
  8. dear all,

    orang tua itu bukan simbol tapi sebuah bentuk tanda bukti,kita ada & besar karena mereka

    BalasHapus
  9. saling berbagi, saling mengasihi, saling menyayangi, itu seyogyanya panduan hidup yg jangan sampai terlupakan, salam untuk mereka ya ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepakat bang. . . . salam balik katanya hehehhe :P

      Hapus
  10. . . huhh. bikin aq mau mewek aja membayangkan aq hidup tanpa kedua orang tua ku. huhh. apalah arti hidupku ini. smoga aja kedua orang tua ku di beri umur yang panjang. amieeennnnn ya robb . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasi yak. . . .. :)

      ayok pie. . . semangat berbakti kepada orang tua. ..

      Hapus
    2. . . yupzZz,, smoga kita jadi anak yg sholeh n sholehah ya?!? . .

      Hapus
    3. amiiin. . .. pie. . .

      Hapus
  11. Subhanallah....
    sukses buat kegiatannya dek

    BalasHapus
    Balasan
    1. amiin. . . makasih doanya mi. .

      Hapus
  12. . . oia follow sukses k-165. jangan lupa tuk follback n tenkz udah mampir di blog sederhana ku lamken kawan . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. udah ku folback kok pie. .. . salam persahabatan. . . :)

      Hapus
    2. . . tenkz kawan,, salam kompersalu . .

      Hapus
    3. wah bahasa baru nih. . . kompersalu maksdnya hehehe

      Hapus
  13. ini ada powerpointnyaaa loh tabah :) nice!

    BalasHapus
    Balasan
    1. emang. . . orang aku nyomot heheheheh :)

      Hapus
  14. Balasan
    1. :(. . . kok puisi sih. . ..

      Hapus
  15. puisi nasehat yang sangat mengena :)

    BalasHapus
  16. kata-katanya bikin aku sedih, hiks hiksss :'(

    BalasHapus
    Balasan
    1. jangan nangis. . .. . . :)

      Hapus
  17. Indah... dan menyentuh di hati..

    BalasHapus
  18. wawwww.. sarat makna dan jujur :)

    BalasHapus
  19. Kunjungan pagi sobat
    tabah itu nama sobat asli tah atau bagaimana?
    hehee
    memang bingung manggilnya kalau pakai nama susu segar ^^v

    BalasHapus
    Balasan
    1. nama asli kok ris. .. . :)

      Hapus
  20. sangat manis sekali sobat...
    saya terhanyut membacanya sobat...

    OOT sob, ini pesanan sobat :

    http://asis-sugianto.blogspot.com/2011/02/remove-wat-2252.html

    http://asis-sugianto.blogspot.com/2010/05/windows-7-loader-v81.html

    http://asis-sugianto.blogspot.com/2012/03/7-loader-15-aktivasi-windows-7.html

    Semoga Windows 7 nya cepat pulih sobat...

    BalasHapus
    Balasan
    1. udah pulih bang. . . makasih yak. . . :)

      Hapus
  21. Dalam sekali dek tulisannya.

    Terimakasih ya awardnya sudah dipajang :)
    Oya, koq gak ada tanda2 kalo sudah daftar di IBN? Sy sudah cek akun saya, biasanya ada nama orang yg mau direkomendasi, koq namamu gak ada?

    Oya, IBN gak suka gambar yang melayang2 kayak yang bentuk orang ini. Kalo gak keberatan, ditiadakan saja ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waktu daftar, yakin kan sudah masukkan alamat e-mailku?
      #Khawatir terlupa#

      Oya, konon pengiklan ada yang gak suka ada tampilan icon/karakter yang melayang2 ... ^__^

      Hapus
    2. udah mbak. . .. makasih ya. .. :)

      Hapus
  22. jasa orang tua tidak ternilai, sebagai anak sudah menjadi kewajiban merawat orang tua yang sudah tua :)
    selamat ya awardnya :D

    BalasHapus
  23. kunjungan malam dan perdana,
    ditunggu kunjungan baliknya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. udah noh. . .. . . hehehhehe. .. :)

      Hapus
  24. Yap, jangan pernah melupakan jasa orang tua kita sudah merawat kita dari kita kecil. Inspiratif sob.

    BalasHapus
    Balasan
    1. siiiipp. . . . heheheheee. . .

      Hapus
  25. celamat awardnyaaah :D

    BalasHapus
  26. huaaa....aku belum mudik dua bulann, serasa 'sindiran' neh buatku.. jadi makin kangen sama Simbok dan Pak'e neh:(

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudik dong mbak. . . . :)

      Hapus
  27. "Makasih Ibu, Makasih Ayah...."
    :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasi semuanya. . . . :)

      Hapus
  28. knpa gak diiikutin lombanya sih nurmaya aja sih? hehe biar seruruuu bgus kok..
    makash juga sama ortumu yah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. tu kan an ndak baca postingan sebelumnya sih. . .

      Hapus
  29. Jadi inget bapak dan simbok di kampung.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudik dong bang. . .. . ayok. . ..

      Hapus
  30. ada pepatah "kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah". Sebagai seorang anak bisakah kita merubahnya manjadi kasih anak sepanjang masa thd kedua org tua kita? harusnya sih bisa.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. insyaallah bisa mam. . .. hehehhee

      Hapus
  31. puisinya di sambung sobat....

    BalasHapus
    Balasan
    1. ganti topik dong. . .. .

      Hapus
  32. puisinya bagus banget, aku ngampe nangis bacanya. ingat dua bulan terakhir ini bolak-balik rumah sakit karna ayah lg sakit. Aku sayang ayah kini ia berbaring lemah wajahnya pucat, tubuhnya kurus, matanya cekung. Ya Allah berikan kesembuhan buat ayahandaku tercinta.

    BalasHapus
    Balasan
    1. maafkan aku aida buat dirimu nangis. .. . mudah-mudahan bapak cepet sembuh ya. .. . :)amiin. . ..

      Hapus
  33. wah sedih ni baca ceritanya, mengingatkan kita agar terus menyayangi orang tua. ya memang seperti itulah kodrat, mereka yang dulu kecil menjadi dewasa dan kemudan kembali bersikap seperti anak kecil walau tubuhnya tealh dewasa. kita harus bersabar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya. . .. saatnya kembali berbakti kepada orang tua. ..

      Hapus
  34. wah sunguh untauian yang menyegarkan hati agar kita sayang orang tua.

    BalasHapus
  35. suka postingan ini...

    BalasHapus
  36. saya sudah pernah dikirim post gini di fb,baca2 berkali2 tetep bikin ati saya ikut terharu hikks

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehhehe. . .. . . makasiiiii. . .. . . :)

      Hapus
  37. hiks,jadi terharu,yuk lebih sayang lagi dengan para orang tua kita,

    BalasHapus
  38. haduh... mau nangis ingat hal tadi yang papaku minta tlg bantuin dia tapi aku malah blg "lg sibuk" haduh haduh ya Allah... astafirullah :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehehhehe. . .. . jangan diulangi lagi ya. ..

      Hapus
  39. selamat yaa..dpt award..

    BalasHapus
  40. Asem, terharu bgt gw bacanya. Jadi inget ortu, bahwa blm ada yg bs gw lakuin buat membanggakan mreka, hiks..

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayok bang. . . ndak ada kata terlambat kok. . .

      Hapus
  41. subhanallah..., jadi sedih sob bacax.., soalx saat ini ortu sy klo jlan ke masji harus sy yg papah, inspiratif & kreatif tulisax sob..., smg kita semua jd anak yg berbakti ma ortu terutama dimasa2 tua mereka Aamiin.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah abang nih anak yang berbakti sekali yak. . . salut ane. .. . amiin. . . ..

      Hapus
  42. ya itulah makanya harus menghormati orang tua terus, kalo mereka sudah pada tua giliran kita yang balas budi merawat mereka githcuuu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepakat mbak mila. . .. . . :)

      Hapus
  43. okeee....
    ini posting sukses bikin nangis malem-malem...

    sukses yaahh... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasiiiii. . .. . . :)

      sukses bersama yak. . . :)

      Hapus
  44. aku pernah baca tulisan ini, dimana yaa??? disebuah tayangan televisi, apa disebuah artikel. aduh lupa aku, tapi kayaknya gak terlalu lama aku baca, kira-kira setahunan yg lalu dech aku baca tulisan ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. masa udah pernah baca. . . . hehehehhehee. . . .

      Hapus
  45. asli bagus banget tuh, kata-kata di atas :D .

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih fahmi. . . .

      Hapus
    2. masama om :D
      kata-katanya sungguh menyentuh hati banget :D

      Hapus
  46. posttingan mas semuanya keren...
    dan semoga orang tua kita selalu dilindungi allah yah..

    BalasHapus